Google Adsense: Perhitungan Bayaran Penayangan Iklan

Untuk pengertian publisher adsense sendiri yaitu orang yang berhak menayangkan iklan dari google setelah mendapat persetujuan dari pihak google tentang kriteria dan syarat menjadi penayang iklan google baik dari Mitra google (seperti youtube dan blogspot) maupun dalam website atau blog di luar mitra google (.com .net .org .tv).
Pihak google adsense mempunyai perhitungan tersendiri dalam menetapkan bayaran bagi para penayang iklan. Pihak Google menawarkan beberapa pilihan yang berbeda untuk variasi iklan yang mungkin ditampilkan pada halaman penayangan.
Jenis jenis iklan dalam google adsense di antaranya :
Teks, Gambar, Multimedia, Flash, Video, Iklan gambar animasi, Audio, Unit tautan.
Untuk perhitungan mengenai google ad-sense, mungkin dapat dibagi menjadi beberapa kriteria berikut :
CPC = Singkatan dari (Cost Per Click (Biaya Per Klik). Istilah CPC digunakan untuk menghitung biaya per klik. Biaya per klik ditentukan oleh pengiklan, CPC untuk setiap pengiklan berbeda-beda, ada yang bersedia membayar lebih daripada pengiklan lain, tergantung pada apa yang di iklankan.
Hanya pihak google dan pengiklan yang bersangkutan yang mengetahui besar nilai CPC untuk tiap unit iklan berbeda antara satu dengan lain tergantung dari kata kunci tertentu.
CTR = Singkatan dari Click Through Rate. Istilah CTR di pergunakan untuk menghitung jumlah klik iklan dan dibagi dengan jumlah tayang iklan. Jadi apabila iklan ditayangkan di sebuah web/blog sebanyak 1500 kali dan mendapatkan klik 12 kali maka CTR-nya adalah 12/1500=0,008=0,8%.
CPM= Cost per Mille
Dalam istilah indonesia biasa di sebut BPS (Biaya per Seribu),jadi CPM dan BPS itu artinya sama,yaitu publisher adsense akan menerima pembayaran berdasarkan perhitungan per seribu kali halaman tayang.
RPM=Revenue Per Thoushand Impression
Pendapatan rata-rata yang bisa di dapatkan dari setiap 1.000 impresi. Untuk kebanyakan Publisher Adsense, RPM yang di peroleh antara $1 – $5, tergantung dari wilayah, jenis konten, dan relevansi iklan. RPM sendiri golongkan dalam 3 hal, seperti yang di bawah ini.
1. RPM Kueri
Pendapatan Kueri per seribu tayang (RPM) dihitung dengan membagi penghasilan tertaksir dengan jumlah kueri yang dilaporkan, lalu dikalikan 1000.
RPM Kueri = (Penghasilan tertaksir / Jumlah kueri) * 1000
Sebagai contoh, jika kita menghasilkan kueri tertaksir $60 dari 15.000 kueri, RPM kueri kita akan setara dengan ($60 / 15.000) * 1000, atau $4 00.
2. RPM Halaman
Pendapatan halaman per seribu tayangan (RPM) dihitung dengan membagi penghasilan tertaksir dengan jumlah permintaan iklan yang dibuat, lalu dikalikan 1.000.
RPM halaman = (Penghasilan tertaksir / Jumlah tampilan halaman) * 1.000.
Jika penghasilan tertaksir kita sebesar $0,15 dari 25 tampilan halaman, maka BPSe hahalaman kita sama dengan ($0,15/25) * 1.000, atau $6,00.
3. RPM Permintaan Iklan
Pendapatan permintaan iklan per seribu tayangan (RPM) dihitung dengan membagi penghasilan tertaksir dengan jumlah permintaan iklan yang dibuat, lalu dikalikan 1.000.
Kita harus tahu bahwa penghasilan dari google adsense itu adalah jika para pengunjung blog mengeklik iklan yang ada dalam blog kita. Berati untuk mendapatkan klik kita harus mendapatkan pengunjung. Sehingga apabila seandainya sudah di terima google adsense kita tetap belum bisa menghasilkan uang jika pengunjung blog sendiri masih minim, padahal ketentuan dari google adsense baru bisa mencairkan uang dari iklan di blog kita setelah terkumpul 100 dolar yang pasti akan baru terkumpul dalam waktu yang sangat lama.
Diambil dari tugas Etprof Ahmad Fauzy Assidiqy.